Wednesday, 20 September 2017

Lowongan Pustakawan (D3) di SMA Islam Terpadu Abu Bakar Boarding School Wates, Kulon Progo, DIY


Langsung saja kang mas dan mbak yu sekalian, ini Pustakawan Jogja punya informasi yang keren abis niiiih... Informasi lowongan pustakawan sekolah di salah satu sekolah terbaik di DIY, yaitu SMAIT Abu Bakar Boarding School Wates Kulon Progo DIY.

SMAIT Abu Bakar Boarding School Kulon Progo yang beralamat di Ngrandu, Triharjo, Wates, Kulon Progo, DIY tengah membutuhkan SEGERA seorang tenaga pustakawan untuk mengelola perpustakaannya dengan syarat sebagai berikut :
  1. Laki-laki
  2. Beragama Islam
  3. Pendidikan D3 Ilmu Perpustakaan
  4. Tidak merokok
  5. Memiliki integritas dan loyalitas yang tinggi
  6. Mampu berkomunikasi dan bekerja dalam team dengan baik
  7. Memahami dan menguasai sistem otomasi perpustakaan SLiMS (Senayan Library Manajemen System) dengan baik.
Jika berminat silahkan SEGERA kirimkan lamaran lengkap berupa :
  • Surat lamaran
  • Biodata diri
  • CV
  • Pas foto terbaru berwarna 4X6  (2 lbr)
  • FC Ijazah (legalisir)
  • FC Transkrip nilai (legalisir)
  • FC KTP
  • Piagam / sertifikat / dokumen pendukung lainnya
Surat lamaran ditujukan ke :
Ketua Konsorsium Yayasan Mulia
Yogyakarta



Lamaran dikirim / diantar langsung ke :

Teguh Prasetyo Utomo, A.Md.
Koordinator Perpustakaan SMPIT Abu Bakar Yogyakarta
Jl. Veteran Gg. Bekisar No. 716Q Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta

Informasi lebih lanjut : 0878-3311-2412 (WA)

Lowongan akan ditutup setelah terpenuhi.

Naaah tunggu apa lagi.... Ayok SEGERA daftar yaaaaa.... Jangan sampai melewatkan kesempatan langka ini. ^_^

***

Friday, 15 September 2017

Seri Pengolahan Koleksi Perpustakaan (2) : Klasifikasi Koleksi


Wes... ayok kali ini kita ngomongin sesuatu yang rada serius.. biasane kita di blog ini ngomongin hal-hal yang ngalor-ngidul-ngetan-ngulon sinambi guyon, kali ini yuk kita ngobrolin yang agak serius dikit. (dikit aja seriusnya... banyakin guyonnya.. Hehehehe... ).

Naaah.. menyambung artikel serius sebelumnya ^_^ yang berjudul Seri Pengolahan Koleksi Perpustakaan (1) : Inventarisasi Koleksi yang Pustakawan Jogja tulis beberapa waktu yang lalu, kini kita akan kembali melanjutkan artikel seri pengolahan koleksi itu, yaitu Seri Pengolahan Koleksi Perpustakaan (2) tentang Klasifikasi Koleksi.

Dan kembali mengulang pengantar di seri selemunya (hahahaha.. koyok Lelenovela wae...) bahwa tujuan penulisan artikel ringan tapi rada serius tentang Seri Pengolahan Koleksi ini adalah karena seringnya Pustakawan Jogja menerima pertanyaan dari para pengelola perpustakaan sekolah dan TBM yang banyak dari mereka belum berbasis pendidikan ilmu perpustakaan, sehingga secara teori dan pemahaman tentang pengolahan koleksi ini belum semumpuni kita yang dari Ilmu Perpustakaan. Maka, dengan niatan yang tulus dan ikhlas (hihihihii...) Pustakawan Jogja menuliskan artikel tentang Seri Pengolahan Koleksi ini secara bertahap. Jika kemarin sudah terbit artikel pertama tentang pengolahan koleksi, kali ini lanjut yang keduaaaaa.... ^_^

Oke deh langsung saja yaaaaa.... kali ini tentang KLASIFIKASI


Kegiatan klasifikasi secara teoritis diartikan sebagai suatu kegiatan penggolongan atau pengelompokkan buku berdasarkan subyek atau isi bahan pustaka yang bersangkutan. Dengan dasar ini maka bahan pustaka yang subyeknya sama akan berdekatan atau berada pada rak yang sama apapun bentuk bahan pustaka tersebut (Yusuf dan Suhendra, 2005:40). Dengan demikian, klasifikasi ini berguna untuk mempermudah pengguna maupun pustakawan dalam penelusuran informasi atau pencarian bahan pustaka di rak.

Sistem klasifikasi yang paling banyak digunakan di perpustakaan sekolah adalah sistem klasifikasi persepuluhan DDC (Dewey Decimal Classification). Sistem ini mengelompokkan bahan pustaka berdasarkan subyek dengan notasi angka persepuluhan.

Pengelompokkan pertama disebut kelas utama dengan 10 kelompok (000-900). Kemudian, masing-masing kelompok pada kelas utama ini dibagi lagi menjadi subyek yang lebih kecil yang disebut divisi (000-990). Dari subyek yang kecil ini, dibagi lagi menjadi subyek yang lebih kecil yang disebut subdivisi (000-999). Subdivisi ini dapat dibagi lagi menjadi pembagian yang lebih rinci yang disebut bagan lengkap.

Lihat gambar di bawah ini, untuk memperjelas penjelasan di atas. ^_^

Bingung? Wes ngene wae kang lan mbakyu sekalian... KLASIFIKASI kuwi intine nglompokkno buku. Nglompokkno tapi ono patokane. Ada 10 kelompok utama, yang masing-masing kelompok itu ditandai dengan nomor tertentu, seperti di bawah yang ada pada tabel di atas (kiri).

Naaah... Jadi, misal kang mas dan mbakyu punya buku Ilmu Ekonomi, itu nanti masuknya ke kelas 300. Karena 300 itu kelas Ilmu Sosial, dan Ilmu Ekonomi itu masuk ke dalam keilmuan sosial. Akan tetapi, 300 ini sebagai kelas utama, atau sebutlah kelas umum. Jadi semua buku terkait tentang Ilmu Sosial masuknya kelas 300. So... Ilmu Ekonomi ini (setelah kita masukkan ke kelas 300) bisa kita masukkan ke kelas yang lebih spesifik lagi. Yaitu masukkan ke kelas 330 (Lihat gambar tabel di atas - kanan ).

Gimana? Mpun jelas? ^_^ Bagi perpustakaan sekolah disarankan cukup menggunakan buku Pengantar Klasifikasi Persepuluhan Dewey yang disusun oleh Towa Hamakonda dan JNB Tairas sebagai pedoman pengklasifikasian. Bukunya seperti di bawah ini.. Monggo dicari yaaa ^_^



Atau jika mau lebih mudah lagi, bisa menggunakan E-DDC (Elektronic DDC). Untuk penjelasan tentang E-DDC ini, silahkan lihat di sini :
Bahkan ada cara yang lebih mudah lagi lhooo... Yaitu dengan memanfaatkan fasilitas Bot Telegram SLiMS. Cukup ketik di hape kita, cetik...! 2 detik kemudian muncul nomor kelas buku yang kita cari. Carane? Monggo baca di sini.....
Naaaah gampang to? Wes ora usah mumet-mumet maneh soal Klasifikasi. Gampaaaang pokoke. ^_^

O iya, lebih lanjut bisa langsung merujuk ke sumbernya nggeh...
  • Lasa Hs. 2007. Manajemen Perpustakaan Sekolah. Yogyakarta: Pinus Book Publisher
  • Yusuf, Pawit M. dan Suhendar, Yaya. 2005. Pedoman Penyelenggaraan Perpustakaan Sekolah. Jakarta: Kencana
***

Thursday, 14 September 2017

Lowongan Pustakawan (Diploma/Sarjana) di PPMI Assalam Surakarta Jawa Tengah


Haloooo halooo... Selamat siang kang mas dan mbak yu sekalian. Sudah pada maksi belum...? Atau malah bar maksi njuk do mager...? Hehehehee...

Langsung saja, iki lhooo ada informasi menarik untuk kang mas dan mbak yu sekalian... LOWONGAN PUSTAKAWAN untuk kang mas dan mbak yu yang ada di daerah Solo dan sekitarnya.

PONDOK PESANTREN MODERN ISLAM "ASSALAM" SUKOHARJO JAWA TENGAH membutuhkan tenaga Pustakawan dengan kriteria :

  1. Pendidikan minimal Diploma/Sarjana Perpustakaan
  2. FC Ijazah dan Transkrip Nilai
  3. Komunikatif
  4. Mampu mengoperasikan komputer (MS Office) dan Multimedia
  5. Mampu berbahasa Inggris / Arab
  6. Usia Maks. 30 tahun per 1 Agustus 2017

Lamaran diantar ke :
Bagian HRD PPMI Assalam
Pabelan Kartasura Sukoharjo
Jl. Garuda Mas Pabelan Po. Box 286 Sukoharjo Surakarta Jawa Tengah
Kode Pos : 57102
Telp. :  (0271) 718741 - 725373 - 728188
Email : info@assalaam.or.id

Paling lambat 20 September 2017 pukul 12.00 WIB



Semoga bermanfaat ^_^

***

Revolusi Perpusnas RI. Bakal Jadi Perpustakaan Tertinggi Di Dunia... Keren Gaess..! Lihat Foto-Foto Ekslusifnya Di Sini....


Wessss mantaaab tenan kang bro dan mbak brooo sekalian... Jozzzz...! Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bereveolusi...! Bakal menjadi perpustakaan tertinggi di dunia..! Kok iso?? Weh iya gaesss....

Seperti yang Pustakawan Jogja baca dari Merdeka.com, Perpusnas ini berdiri di atas lahan seluas 11.975 meter persegi dengan luas bangunan 50.917 meter persegi dan tinggi 126,3 meter. Dan yang paling jozzz.... perpusnas ini memiliki 24 lantai dan tiga basement sehingga diklaim sebagai gedung perpustakaan tertinggi di dunia...!!!! Keren....!

Fasilitas layanan dirancang dengan konsep 'green building' gaessss... lek boso gampange... "Gedung Ramah Lingkungan" hehehheee..... Gedung PNRI dengan indeks konsumsi energi (IKE) 150 kwh/mm2 per tahun ini hampir sama dengan gedung-gedung di Singapura dan Malaysia, jadi bisa dikatakan sudah standar internasional.

Gedung dibangun dengan menggunakan anggaran multi years (2013-2016) yang menelan biaya Rp 465.207.300.000 dilengkapi dengan teknologi kabel jaringan data kategori 7 (CAT-7) dan perangkat jaringan aktif yang mampu mentransfer data sampai dengan 100 Gbps. Wuihhh.... download film di Ganool ngacir iki... haahahhaha....

Dari bentuknya.. bangunan perpustakaan yang tinggi berbentuk persegi seperti jendela mengartikan perpustakaan adalah jendela dunia (the window of the world), menjadi sumber pengetahuan bagi masyarakat Indonesia dan dunia serta menjadi sentra aktivitas edukatif, rekreatif, dan kultural.

Perpusnas RI ini juga dilengkapi dengan layanan inklusif yang didesain untuk melayani penyandang disabilitas dari segi sarana prasarana, koleksi, maupun ruangan khusus bagi disabilitas tuna netra. Lhoooo.... Keren to? Layanannya lengkap bahkan untuk saudara-saudara kita yang menyandang disabilitas.

Untuk bocah-bocah piye kang??

Ojo khawatir..... Area membaca anak-anak juga ada. Dengan didesain secara apik, menarik dan penuh warna, juga tersedia ruang khusus laktasi (menyusui) sehingga para emak-emak tidak perlu khawatir saat mendampingi buah hatinya bermain, membaca, bereksplorasi maupun berkreasi. (Lihat gambar di atas dan di bawah ini... Jozzzzz to? ^_^ )






Sedangkan, bagi para pengunjung lansia diberikan pelayanan khusus, termasuk koleksi maupun petugas yang mendampinginya.

Selain itu, fasilitas layanan Perpusnas ini dilengkapi pusat data koleksi dengan Teknologi Tier3 dan Telelift (Sistem Transportasi Buku Secara Otomatis), ruang pameran, teater, aula berkapasitas 1.000 kursi, ruang telekonferensi, dan ruang-ruang diskusi yang dapat digunakan oleh para komunitas literasi.

Kartu anggota perpustakaan dikembangkan secara mutakhir berbasis Radio Frequency Identification Device (RFID) sebagai sarana pengamanan dan inventori koleksi. Jadi jangan coba-coba men-nyolong buku di perpusnas yaaa.. pasti konanangan. Hehehehee....

Piye...? TOP MARKOTOP to??





















Juouzzz tenan... Itu sebagian belum jadi lhooo.... Piye nek wes jadi 100% jal..? Kalau kayak gini...  Pustakawan Jogja juga mau jadi pustakawan di sana *Ngarep.com hahahhaaa...

***

Wednesday, 13 September 2017

Hasil Lomba Perpustakaan SMA Tingkat Nasional 2017. Perpus SMAN 2 Bantul DIY Juara 1 Gaess...! Jozzz Tenan..! Ini Dia Daftar Lengkap Para Juaranya...


Yup. Ahirnya gelaran Lomba Perpustakaan Sekolah tingkat nasional yang diadakan Perpustakaan Nasional RI kelar sudah. Dan resmi, malam Gebyar Perpustakaan Nasional 2017 berahir pada malam kemarin, 12 September 2017. Dan bersamaan dengan itu pula... diumumkan juara-juara lomba Perpustakaan Sekolah, hingga Perpustakaan Desa juga juara dari Lomba Mendongen Anak tingkat nasional. Siapa saja juaranya??

Yup betul...! Untuk Juara Perpustakaan SMA Tingkat Nasional dimenangkan oleh wakil dari DIY, yaitu Perpustakaan SMAN 2 Bantul... Jozzz...! DIY kembali mampu mempertahankan tradisi emas, setelah tahun lalu yang jadi juara adalah Perpustakaan SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (Klik untuk membaca ulasannya)

Urutan juaranya siapa saja...? Ini dia...
  1. SMAN 2 Bantul DIY
  2. SMA Cendana Riau
  3. SMK 1 Sidoarjo
  4. SMA Bukit Asam
  5. SMA Singaraja
  6. SMA Kutasari
Keren kan...?


Ini info langsung Pustakawan Jogja dapatkan dari salah satu juri lhoo... Yaitu Bapak M. Ikhsanudin, M.Hum. (Ketua PP ATPUSI) langsung via Grup WA. Kayane sih.. Pihak Perpusnas RI kayane belum mengeluarkan rilis resmi. Hehehehe.... Dan hebatnya lagi, Jogja tahun ini kembali menjadi kampium (Juara Umum) di ajang ini. Mulai dari Lomba Pustakawan Teladan, hingga Lomba Perpustakaan Desa, Lomba Dongeng Anak. Mau lihat hasil lengkapnya? Besok yaaaaaa.. di Next Artikel. Hehehehee  ^_^

Selamat untuk para juara..! ^_^

***

Gerakan Nasional Hari Kunjung Perpustakaan. Ayok Jadikan Gambar Ini Sebagai Foto Profil, Status dan Share ke Seluruh Sosmedmu..!


Haloooo gaessss... Ayok ramaikan dan riuhkan peringatan Hari Kunjung Perpustakaan 2017 yang jatuh pada tanggal 14 September besok. Ramaikan gaesss... Seluruh akun sosial media kamu, mulai BBM, WA, IG, FB, Blog, Telegram, Snapchat, atau apapun dengan gambar di atas itu sebagai foto profil, share, maupun dibikin status di seluruh akun sosmed kang mas dan mbak yu sekalian dengan hastag #HariKunjungPerpustakaan2017

Jadikan ini sebagai gerakan nasional seluruh pustakawan di Indonesia, khusunya pustakawan sekolah. Untuk membahana dan mengguncang jagat dunia maya...!

***


Friday, 8 September 2017

Lowongan Pustakawan (S1) di Sekolah Madania, Bogor, Jawa Barat


Sugeng siang kang mas dan mbak yu sekalian... Selamat ber-baper (bawaannya laper) ria.... Hehehe... Oke deh dari pada baper, ini Pustakawan Jogja punya info lowongan pustakawan untuk kang mas dan mbak yu sekalian. Dari Madania World Class Standard Indonesian School. Nek diterjemahkan dalam bahasa inggris jadinya "Madania Sekolah Kelas Dunia Berstandar Indonesia" Hehehheeee....

Sebagai sekolah berskelas dunia (World Class School) sudah barang tentu para staff di sana harus fasih berbahasa kelas dunia yaitu berbahasa Inggris. Maka tak heran, jika lowongan kerjanya pun disajikan dalam bahasa Inggris pula. Full bahasa Inggris. Karena Pustakawan Jogja belum mahir bahasa Inggris, maka dengan hati yang tulus dan penuh keikhlasan, saya persilahkan kang mas dan mbak yu sekalian untuk membaca langsung pengumuman lowongan pustakawan tersebut berikut ini. ^_^




Sumber Info : M. Ikhsanudin, M.Hum (Ketua Umum PP ATPUSI) tertanggal 8 September 2017 via WA

SEKOLAH MADANIA 
  • Alamat : Telaga Kahuripan, Parung, Tegal, Kemang, Bogor, Jawa Barat 16330, Indonesia
  • Telp. : (0251) 8602777

Semoga bermanfaat ^_^

***

Bocoran Jozzz..! E-DDC Kini Ada Versi Mobilenya. Bisa Diinstall Di Smartphone..! Mak Nyuss Kang...!



Sudah kenal E-DCC....? Tentu saja, Pustakawan Jogja yakin sekali jika kang mas dan mbak yu sekalian sudah sangat familier dengan yang namanya E-DDC. Jadi... Apa itu E-DCC...? Yup betul, E-DDC merupakan kependekan dari Electronic DDC (Dewey Decimal Classification) yang merupakan salah satu mahakarya anak bangsa yang bernama Cak Rotmianto Muhammad.
(Silahkan buka Web E-DDC DI SINI KLIK) .

Dengan adanya E-DDC ini, pustakawan semakin dimudahkan untuk melakukan klasifikasi koleksi perpustakaan yang dikelolanya. Selain E-DDC dalam bentuk portabel (yang terisntall di PC), Cak Rotmianto ini juga melakukan inovasi dengan menciptakan Plug-in E-DDC untuk SLiMS (Senayan Library Management System). Jadi E-DDC ini langsung terintegrasi dengan SLiMS.

Dan pada arena SLiMS Commet kemarin, E-DDC pun dimodifikasi sedemikian rupa sehingga bisa terintregasi dengan aplikasi perpesanan Telegram, yang dikenal dengan SLiMS Bot Telegram (Penjelasannya baca di sini KLIK) Dengan SLiMS Bot Telegram ini pencarian nomor klasifikasi buku cukup dilakukan dengan jempol dalam waktu 2 detik saja. Cetik..! Muncul..! Keren kan?

Cukup sampai di situ? Ora Kang..... Ada lagi inovasi terbaru dari E-DDC.... Apa itu?? Naaaaah bocoran ini yang akan Pustakawan Jogja share.

Misterius Kang...! Asli bikin penasaran dan deg-degan..! Lho kok iso? Iya, Sang Empunya E-DDC Cak Rotmianto Mohammad memberikan bocoran yang bikin penasaran abissss....! Yaitu E-DDC Versi Mobile Phone..!

Wes...! Manteb ini. Seperti apa itu? Embuh Kang... Durung jelas... Wong Cak Rotmianto ini cuma menuliskan...

Persembahan dari kami untuk Hari Literasi Internasional 8 September: preview "The New e-DDC" yang mudah diakses via ponsel, pastinya lebih lengkap dan akurat. Nantikan tanggal rilisnya.
Tertanda: Team e-DDC


Dengan menyertakan sebuah foto berikut ini...


Dan kabar-kabarnyaaa... Ini nanti bisa diintal di HP Android maupun HP yang berbasis Windows. Wes.... Keren Kang... Kita tunggu saja tanggal dan jadwal rilisnya. Dan jika nanti terlaksana, tentu saja dengan Mobile E-DDC ini (sementara sebut saja demikian) kita semakin dimanjakan. Bagaimana tidak? Mencari nomor kelas koleksi perpustakaan, cukup dalam genggaman tangan. Dan tidak hanya terpaku di satu tempat, tapi dimanapun dan kapanpun selama smartphone itu kita bawa, kita bisa menentukan nomor klasifikasi koleksi di perpustakaan kita. 

Piye? Jozzzzz to? Kita tunggu saja....

Baca juga :



***

Wednesday, 6 September 2017

Kece Badaiiii.....! Wajah Baru Perpustakaan Mayoga. Lihat Foto-Fotonya Di Sini. Keren Abizz Caahh..!!


Wesss... keren tenan Mbak Yu.... Jozz!! Sekarang perpustakaan-perpustakaan sekolah semakin kece badai.... Pada berbenah dan memoles diri agar semakin tampil cantik mempesona bak kuncup bunga yang tengah mekar merona, dan tentu saja... agar para kumbang(baca : Pemustaka) pada datang mengerumuni dan mengambil sari keilmuan darinya. ^_^ Dan lagi... salah satu perpustakaan sekolah terbaik di Yogyakarta, yaitu Perpustakaan MAN Yogyakarta 3 tampil semakin ngejriiiiing dengan pesona yang luar biasa pasca dia berbenah diri. Mau bukti??? Niiiih... Langsung saja lihat saja foto-fotonya.....

Etsssss...! Satu lagi, jangan baper dan dilarang mupeng yaaaaa.... Hihihihi.... ^_^






































Nahhh... Piye? Keren  kan? Monggo jika mau melihat langsung.. Langsung saja berkunjung ke Perpustakaan Mayoga. Alamatnya....

MAN 3 Sleman, Yogyakarta (dulu MAN Yogyakarta III)
Jl. Magelang KM 4, Sinduadi, Mlati, Sinduadi, Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Kode Pos : 55284
Telp. : (0274) 513613
Web : https://mayoga.sch.id/

Sumber Foto : FB PerpustMAYOGA

***